Alaku
Alaku

Tangki BBM Solar Diduga Ilegal Hantam 2 Sepeda Motor Tuai Sorotan

Ferdinancahayanews.id

SUMATERA BARAT – Tragedi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi. Terbaru, Senin (17/12/2024) sekira pukul 06.55 WIB, mobil Tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) diduga ilegal menghantam dua unit motor di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), tuai sorotan publik.

Pasca-insiden itu meski tidak ada korban jiwa, namun jagat maya mendadak dibuat heboh dengan beredarnya video kecelakaan tersebut di media sosial.

Kronologis kejadian, mobil tangki BBM berwarna biru putih dengan menggunakan merek Pertamina Nopol BA 9442 IU yang bermuatan 5000 liter solar itu, datang dari arah Utara ke Selatan. Tepat di tempat kejadian perkara (TKP) itu, sopir tangki diduga mengantuk dan menabrak dua unit sepeda motor yang terparkir di trotoar depan Basko Mall, dan kemudian truck berhenti melintang di tengah jalan.

Tak berselang BBM jenis solar di dalam tangki itupun tumpah ruah di jalanan, kemacetan pun tak dapat dihindari. Pasalnya, arus lalu lintas waktu kejadian itu sedang padat.

Menariknya, mobil tangki BBM biru putih yang dikemudikan pria berinisial A itu, diduga membawa solar subsidi dengan memanipulasi menggunakan merek Pertamina.

Guna memastikan dugaan solar subsidi yang diangkut tersebut legal. Wartawan pun langsung melakukan upaya konfirmasi ke Kantor Unit Lakalantas Satlantas Polresta Padang, yang terletak di kawasan GOR H Agus Salim.

Namun, upaya tersebut tidak mendapatkan hasil, bahkan di Mapolresta Padang tidak ditemukan truk tangki biru putih yang telah terlibat kecelakaan. Informasinya pemilik truk tangki BBM dan korban yang ditabrak telah melakukan perdamaian.

Menanggapi insiden itu, Kabid Investigasi Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Sumbar, Herigusman, angkat bicara. Ia mengaku, jika merasa ada keanehan dalam kejadian laka lantas tersebut.

”Ada yang aneh dalam kejadian itu. Mana ada tangki BBM non subsidi bermerek pertamina,” ungkapnya.

Menurutnya, hanya tangki berwarna merah putih yang ada bertuliskan Pertamina.

“Biasanya kalau yang non subsidi atau industri, tangkinya bermerek perusahaan transporter. Ini sangat aneh sekali,” bebernya.

Terlebih, ia pun mempertanyakan legalitas tangki biru putih yang telah menabrak beberapa sepeda motor didepan Basko Mall tersebut.

Ia menduga tangki BBM biru putih bermerek Pertamina itu membawa solar subsidi yang telah dibeli dari SPBU.

“Saya menduga solar yang dibawa tangki biru putih itu bukanlah solar industri. Akan tetapi solar subsidi yang dibeli dari SPBU,” cetusnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan, kecurigaannya pun bertambah sebab tangki BBM tersebut tidak ditemukan di Unit Laka Lantas Polresta Padang.

“Saya menaruh curiga dengan status tangki itu. Mengapa tangki tersebut tidak ada di laka lantas? Saya akan kawal kasus ini hingga tuntas. Kapan perlu nanti saya akan surati instansi terkait,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *